Program pendampingan pertanian organik berbasis pekarangan pada KWT Karya Tani di Lampung Timur bertujuan memberdayakan perempuan dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi lapangan. Materi mencakup pembuatan kompos, pupuk organik cair, pestisida nabati, perbanyakan Trichoderma, serta pemanfaatan mikroorganisme lokal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan teknis anggota sebesar 30–60% berdasarkan pretest dan posttest. Anggota juga mampu menerapkan budidaya organik di pekarangan sehingga lahan kurang produktif berubah menjadi sumber pangan sehat. Produk luaran meliputi agensia hayati, ecoenzyme, dan pupuk organik cair. Program ini membuktikan bahwa penyuluhan yang dipadukan dengan praktik langsung efektif memperkuat kapasitas petani perempuan. Untuk keberlanjutan diperlukan penguatan kelembagaan, kader lokal, dan akses pasar. Model ini berpotensi direplikasi oleh KWT lain guna memperluas dampak pada ketahanan pangan, ekonomi, dan lingkungan. Inisiatif ini sekaligus meningkatkan kemandirian produksi pangan rumah tangga serta mendorong adopsi praktik pertanian ramah lingkungan di tingkat komunitas yang berkelanjutan.
Copyrights © 2026