Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengenalan Oven Surya untuk Pengeringan Gula Semut dalam Rangka Peningkatan Produksi dan Mutu Produk pada KWT Putri Handayani di Kecamatan Gisting Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung Ribut Sugiharto; Novita Herdiana; Pramita Sari Anungputri; Esa Ghanim Fadhallah
Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2, No 2 (2023): Jurnal Pengabdian Fakultas Pertanian Universitas Lampung Vol 2 No 2, September 2
Publisher : Agriculture Faculty, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jpfp.v2i2.7634

Abstract

Kondisi cuaca yang tidak stabil menyebabkan hambatan dalam proses produksi gula semut dan menimbulkan ketidakpastian terhadap mutu produk. Oleh karena itu, dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk mengenalkan dan memberikan pelatihan penggunaan alat pengering surya guna meningkatkan produksi dan mutu gula semut. Metode pelaksanaan kegiatan ini melibatkan ceramah, diskusi, dan tanya jawab sebagai sarana pemahaman materi dan diskusi terkait pengembangan produksi gula semut. Selanjutnya, dilakukan praktek penggunaan alat pengering surya. Kegiatan pengabdian ini berlangsung selama 4 bulan. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa anggota KWT Putri Handayani antusias dan memiliki minat untuk menggunakan oven surya dalam proses pengeringan gula semut, dan setelah mengadopsi metode ini, mereka merasakan peningkatan mutu produk dan percepatan proses pengeringan. Selain itu, anggota KWT Putri Handayani mampu memproduksi oven surya sendiri setelah pelatihan. Rekomendasi untuk masa mendatang adalah melaksanakan program Pengabdian kepada Masyarakat lanjutan yang melibatkan pelatihan peningkatan mutu produk dan kemasan gula semut, evaluasi pasar, dan metode pemasaran, termasuk penjualan online.
Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Tani Lampung Timur dalam Pemanfaatan Lahan Pekarangan Berbasis Pertanian Organik Ivayani; Novita Herdiana; Yuliana Saleh; Dwi Anteng Satya Pramesty; Bagas Qamara Putra
DHARMA RAFLESIA Vol 24 No 1 (2026): JUNI (ACCREDITED SINTA 5)
Publisher : Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/dr.v24i1.44860

Abstract

Program pendampingan pertanian organik berbasis pekarangan pada KWT Karya Tani di Lampung Timur bertujuan memberdayakan perempuan dan meningkatkan ketahanan pangan keluarga. Kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui sosialisasi, penyuluhan, pelatihan, dan demonstrasi lapangan. Materi mencakup pembuatan kompos, pupuk organik cair, pestisida nabati, perbanyakan Trichoderma, serta pemanfaatan mikroorganisme lokal. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan teknis anggota sebesar 30–60% berdasarkan pretest dan posttest. Anggota juga mampu menerapkan budidaya organik di pekarangan sehingga lahan kurang produktif berubah menjadi sumber pangan sehat. Produk luaran meliputi agensia hayati, ecoenzyme, dan pupuk organik cair. Program ini membuktikan bahwa penyuluhan yang dipadukan dengan praktik langsung efektif memperkuat kapasitas petani perempuan. Untuk keberlanjutan diperlukan penguatan kelembagaan, kader lokal, dan akses pasar. Model ini berpotensi direplikasi oleh KWT lain guna memperluas dampak pada ketahanan pangan, ekonomi, dan lingkungan. Inisiatif ini sekaligus meningkatkan kemandirian produksi pangan rumah tangga serta mendorong adopsi praktik pertanian ramah lingkungan di tingkat komunitas yang berkelanjutan.
Evaluasi Kadar Air, Kekerasan dan Sensori Crackers dengan Penambahan Tepung Bekatul Beras Putih dan Tepung Kulit Buah Naga Hilma Afifah; Sussi Astuti; Novita Herdiana; Esa Ghanim Fadhallah
Jurnal Ilmiah Pangan Halal Vol. 8 No. 2 (2026): Jurnal Ilmiah Pangan Halal
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30997/jiph.v8i2.25373

Abstract

The utilization of agricultural by-products for raw materials for crackers can be obtained from a combination of wheat flour, white rice bran and dragon fruit peel. Evaluation of water content, hardness and sensory of crackers with the addition of white rice bran flour (TB) and red dragon fruit peel flour (TKN), as well as determining the best comparison level of TB and TKN according to SNI 2973:2018 is the aim of the research. The research was arranged with a single factor and four replications in a Completely Randomized Block Design (RAKL). The single factor was five comparison levels of wheat flour (TT), white rice bran flour (TB), and red dragon fruit peel flour (TKN), namely 100%:0%:0% (K0 /control), 80%:4%:16% (K1), 80%:8%:12% (K2), 80%:12%:8% (K3), and 80%:16%:4% (K4), analyzed by Anara and BNT test 5%. K4 treatment (80% TT: 16% TB: 4% TKN) is the best treatment with a water content of 3.30%, hardness 4.21 N, crispy texture, non-rancid aroma, slightly bitter taste, pleasant color, and a slightly favorable overall acceptance level, acid insoluble ash content of 0.08%, protein 7.38%, crude fiber 4.47%, and dietary fiber 7.03%. The water, protein, and acid insoluble ash content of crackers have met SNI 2973:2018.