Kenakalan remaja merupakan permasalahan sosial yang terus berkembang dan menjadi tantangan serius bagi keluarga, sekolah, dan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran orang tua dalam mencegah dan mengatasi kenakalan remaja berdasarkan berbagai studi empiris maupun kajian pustaka. Metode yang digunakan adalah kajian literatur sistematis terhadap 38 artikel jurnal yang diterbitkan antara tahun 2021 hingga 2026, mencakup penelitian kualitatif, kuantitatif, maupun campuran. Hasil kajian menunjukkan bahwa orang tua memiliki peran sentral sebagai pendidik, pengawas, komunitor, teladan, dan motivator dalam membentuk karakter dan perilaku remaja. Faktor-faktor penyebab kenakalan remaja meliputi pola asuh yang tidak tepat, kurangnya komunikasi dalam keluarga, pengaruh lingkungan sosial, serta dampak negatif teknologi digital. Pola asuh otoritatif/demokratis terbukti lebih efektif dalam mengurangi kenakalan dibandingkan dengan pola permisif atau otoriter. Pendidikan agama, nilai moral, dan kolaborasi antara keluarga, sekolah, dan masyarakat juga menjadi faktor protektif penting. Implikasi penelitian ini memberikan rekomendasi bagi orang tua, pendidik, dan pembuat kebijakan dalam mengoptimalkan peran keluarga sebagai benteng pertama pencegahan kenakalan remaja.
Copyrights © 2026