Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh financial knowledge dan business intelligence terhadap kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah Jakarta Barat. Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih rendahnya kemampuan pelaku UMKM dalam mengelola pengetahuan keuangan dan memanfaatkan data bisnis secara strategis di tengah percepatan transformasi digital. Selain itu, hasil penelitian terdahulu mengenai pengaruh financial knowledge terhadap kinerja UMKM masih menunjukkan inkonsistensi, sedangkan penelitian yang mengintegrasikan financial knowledge dan business intelligence dalam perspektif Resource-Based View (RBV) masih relatif terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei eksplanatori terhadap 178 pelaku UMKM yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Partial Least Squares–Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan bantuan SmartPLS 3.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa financial knowledge tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai path coefficient sebesar 0,024, t-statistic sebesar 0,256, dan p-value sebesar 0,798. Sementara itu, business intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja UMKM dengan nilai path coefficient sebesar 0,747, t-statistic sebesar 8,624, dan p-value sebesar 0,000. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis dengan memperluas penerapan Resource-Based View melalui penjelasan mengenai pentingnya kapabilitas analitik berbasis data sebagai sumber daya strategis dalam meningkatkan kinerja UMKM di era digital.
Copyrights © 2026