Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model Problem Based Learning (PBL) dalam menanamkan sikap toleransi terhadap keberagaman suku bangsa di SDN 060913 Medan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus, melibatkan guru kelas, siswa kelas V, dan kepala sekolah. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles & Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan PBL telah dirancang secara sistematis melalui modul ajar Kurikulum Merdeka dengan asesmen diagnostik, formatif, dan sumatif. Pelaksanaan PBL berjalan sesuai sintaks mulai dari orientasi masalah hingga refleksi, dengan menghadirkan isu nyata seperti ejek-ejekan suku dan perbedaan budaya. PBL terbukti efektif menumbuhkan sikap toleransi siswa melalui aktivitas pembelajaran. Penelitian ini menegaskan bahwa PBL merupakan model inovatif yang mampu mengintegrasikan pembelajaran kognitif dengan pembentukan karakter toleransi sejak dini.
Copyrights © 2026