Stunting masih menjadi permasalahan kesehatan serius di Indonesia, termasuk di Desa Ternadi, Kecamatan Dawe, Kabupaten Kudus, yang disebabkan oleh rendahnya pengetahuan gizi, keterampilan mengolah pangan lokal, dan pola asuh kurang tepat. Program Gerakan PKK Peduli Stunting dilaksanakan selama 5 hari untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan perilaku ibu balita dalam pencegahan stunting melalui tiga kegiatan utama: (1) pencegahan stunting sejak dini melalui video edukasi, (2) pelatihan pembuatan makanan tambahan bergizi, dan (3) edukasi gizi seimbang dan pola asuh anak balita. Metode pelaksanaan meliputi koordinasi dengan PKK Desa Ternadi, penyusunan materi berbasis audio-visual, praktik memasak menggunakan bahan lokal, serta edukasi interaktif dengan diskusi kelompok. Evaluasi dilakukan melalui perbandingan hasil kuisioner dan observasi sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh indikator: pemahaman definisi stunting naik dari 68,75% menjadi 90,63%, keterampilan mengolah menu bergizi meningkat dari 28,12% menjadi 87,5%, dan pemahaman prinsip gizi seimbang naik dari 53,13% menjadi 87,5%. Program ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif dengan media visual dan praktik langsung lebih efektif dibandingkan ceramah konvensional, serta berpotensi direplikasi di wilayah lain dengan permasalahan serupa
Copyrights © 2025