Artikel ini mengkaji peran Pancasila sebagai dasar nilai dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK) di Indonesia, serta sebagai kerangka etika dan moral yang mengawal kemajuan tersebut. Pancasila dipahami sebagai fondasi yang memastikan IPTEK tidak bertentangan dengan nilai-nilai nasional, melibatkan integrasi nilai-nilai tersebut sejak awal proses pengembangan, berfungsi sebagai pedoman untuk mengendalikan kemajuan agar selaras dengan budaya dan ideologi bangsa, serta mendorong lokalitas ilmu melalui adaptasi budaya Indonesia. Urgensi Pancasila terlihat dalam upaya mencegah dampak negatif IPTEK, seperti ancaman terhadap kemanusiaan dan keberlanjutan, sambil mempromosikan kesejahteraan bersama. Tujuan pengembangan IPTEK berdasarkan Pancasila mencakup nilai ketuhanan untuk keseimbangan akal dan rasa, kemanusiaan untuk kesejahteraan universal, persatuan untuk nasionalisme, kerakyatan untuk kebebasan yang hormat, serta keadilan untuk distribusi yang adil. Sebagai kerangka etika, Pancasila menjaga keseimbangan antara kemajuan ilmiah dan tanggung jawab sosial, dengan setiap sila memberikan prinsip moral bagi para ilmuwan. Dalam konteks generasi muda, Pancasila perlu disesuaikan dengan era digital tanpa melampaui batas toleransi, guna memandu penggunaan IPTEK yang bijak.
Copyrights © 2026