Evolusi konsep pengetahuan telah bergerak jauh dari definisi klasik menuju kompleksitas epistemologi kontemporer yang dipengaruhi oleh teknologi dan dinamika sosial. Artikel ini bertujuan untuk mensintesis literatur terkini mengenai fondasi konseptual pengetahuan dalam filsafat ilmu. Melalui metode tinjauan literatur kualitatif interdisipliner dengan analisis naratif, penelitian ini menelaah studi terpilih yang menyoroti pergeseran paradigma epistemik. Hasil tinjauan mengungkapkan tiga temuan utama: (1) kebangkitan kembali pragmatisme sebagai landasan validitas pengetahuan yang adaptif; (2) disrupsi kecerdasan buatan (AI) yang menantang definisi agensi dalam produksi pengetahuan; dan (3) urgensi etika epistemik dalam menghadapi misinformasi. Temuan ini menegaskan bahwa pengetahuan tidak lagi bersifat statis, melainkan sebuah konstruksi dinamis yang memerlukan validasi intersubjektif. Artikel ini memberikan panduan bagi peneliti interdisipliner untuk menavigasi kompleksitas metodologis di era digital.
Copyrights © 2026