Peningkatan angka kejadian kasus penyakit menular di lingkungan sekolah dasar berdampak signifikan terhadap penurunan kualitas pembelajaran dan penurunan derajat kesehatan peserta didik. Salah satu penyebabnya adalah budaya penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang buruk. Oleh karena itu dibutuhkan adanya upaya peningkatan penerapan PHBS di sekolah salah satunya melalui edukasi kesehatan berbasis self-efficacy. Pengabdian masyarakat untuk bertujuan untuk meningkatkan praktik penerapan PHBS terutama olah para siswa di sekolah. Kegiatan pengabdian masyarakat berupa pemberian edukasi kesehatan berbasis peningkatan self-efficacy dengan melibatkan 20 siswa SDN 9 Tegalharjo Glenmore. metode edukasi dilakukan melalui presentasi materi dengan bantuan PPT dan leaflet, diskusi, serta praktik atau demontrasi PHBS secara benar. outcome edukasi kesehatan ini berupa peningkatan pengetahuan, self-efficacy dan praktik penerapan PHBS di sekolah. Hasilnya menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada aspek pengetahuan (p=0,000), self-efficacy (p=0,000), serta praktik PHBS (p=0,000) setelah pemberian intervensi. selain itu hasil pengabdian masyarakat ini membuktikan bahwa terdapat hubungan signifikan antara self-efficacy dengan praktik penerapan PHBS (p=0,000; r=0,802). Hasil pengabdian masyarakat ini mengindikasikan bahwa edukasi kesehatan berbasis self-efficacy ini berbukti efektif untuk meningkatkan pengetahuan, self-efficacy, dan praktik penerapan PHBS oleh siswa yang berdampak positif terhadap pelaksanaan proses pembelajaran dan derajat kesehatan siswa untuk jangka panjang.
Copyrights © 2026