Remaja merupakan kelompok usia yang rentan terhadap perilaku seksual berisiko akibat perubahan fisik, psikologis, serta keterbatasan pengetahuan mengenai kesehatan reproduksi. Kurangnya pemahaman yang tepat dapat berdampak pada terjadinya penyimpangan perilaku seksual, kehamilan tidak diinginkan, serta risiko penyakit menular seksual. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang perilaku seksual sehat melalui pendidikan kesehatan reproduksi pada siswa kelas XI SMA Negeri 1 Jebus, Bangka Barat. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pemberian edukasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan media edukatif yang disesuaikan dengan karakteristik remaja. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan edukasi menggunakan kuesioner. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan siswa mengenai kesehatan reproduksi dan perilaku seksual sehat setelah diberikan pendidikan kesehatan. Peserta menjadi lebih memahami perubahan reproduksi pada masa remaja, risiko perilaku seksual berisiko, serta pentingnya menjaga kesehatan reproduksi. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi upaya promotif dan preventif dalam membentuk perilaku seksual yang sehat pada remaja serta mendorong sekolah untuk berperan aktif dalam pendidikan kesehatan reproduksi secara berkelanjutan
Copyrights © 2026