Makna tersirat (al-dilālah al-isyāriyyah) merupakan aspek penting dalam kajian semantik Arab yang berperan dalam mengungkap kedalaman makna teks, khususnya teks keagamaan seperti Al-Qur’an. Bahasa Arab tidak hanya menyampaikan makna secara eksplisit melalui lafaz, tetapi juga memuat makna implisit yang dapat dipahami melalui struktur bahasa, konteks, dan isyarat kebahasaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep al-dilālah al-isyāriyyah dalam linguistik Arab, meliputi pengertian, fungsi, serta jenis-jenis dilālah yang berkaitan dengan makna tersirat. Metode yang digunakan adalah literature review dengan pendekatan kualitatif deskriptif-analitis melalui penelaahan buku dan artikel ilmiah yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa al-dilālah al-isyāriyyah memiliki peran signifikan dalam memahami pesan implisit teks bahasa Arab serta memiliki berbagai fungsi komunikasi, seperti fungsi instrumental, regulatif, interaksi, pribadi, heuristik, imajinatif, dan representasional. Selain itu, kajian ini menegaskan pentingnya klasifikasi dilālah, seperti dilālah al-‘ibārah, al-isyārah, al-naṣṣ, dan al-iqtiḍā’, dalam memahami teks secara komprehensif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguasaan semantik Arab menjadi kunci utama dalam penafsiran dan pembelajaran bahasa Arab secara kontekstual. Kata Kunci: Semantik, Makna Tersirat, Al-Dilālah al-Isyāriyyah, Linguistik Arab, Konteks
Copyrights © 2025