Latar belakang: Pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut pada anak disabilitas intelektual memerlukan perhatian khusus dari orang tua atau pengasuh karena keterbatasan kemampuan anak dalam menjaga kebersihan gigi secara mandiri. Kurangnya media edukasi yang sesuai menyebabkan pemahaman orang tua/pengasuh masih terbatas. Oleh karena itu, diperlukan media edukasi yang mudah diakses, menarik, dan sesuai dengan karakteristik sasaran. Tujuan: Mengembangkan website edukasi pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut untuk orang tua/pengasuh anak disabilitas intelektual di SLB-C. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri dari 7 validator (ahli materi dan ahli media) serta 42 responden orang tua/pengasuh. Data diperoleh melalui lembar validasi dan kuesioner pre-test dan post-test, kemudian dianalisis secara deskriptif dan uji statistik paired sample t-test. Hasil: Hasil validasi menunjukkan bahwa media website berada pada kategori sangat valid, dengan nilai ahli media sebesar 95%, ahli materi kesehatan gigi dan mulut sebesar 88,7%, dan ahli materi disabilitas intelektual sebesar 87%. Hasil implementasi menunjukkan peningkatan pengetahuan, dimana nilai rata-rata pre-test sebesar 50,95 meningkat menjadi 87,62 pada post-test dengan selisih sebesar 36,67. Kesimpulan: Website edukasi yang dikembangkan layak digunakan sebagai media edukasi bagi orang tua atau pengasuh anak disabilitas intelektual dan berpotensi meningkatkan pengetahuan dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut.
Copyrights © 2026