Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki kandungan bioaktif yang dapat menurunkan asam urat darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe merah dalam menurunkan kadar asam urat mencit hiperurisemia. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental pre and post test controlled group pada mencit jantan sebagai hewan coba. Terdapat 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif diberikan Allopurinol 0,26 mg/20gBB, kontrol negatif diberikan Na-CMC 1% dan ekstrak jahe merah dengan dosis 2,9 mg/20gBB, 5,8 mg/20gBB dan 11,6 mg/20gBB selama 5 hari. Hasil uji statistik menggunakan one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan nilai (p <0,05) sehingga terdapat pengaruh dosis ekstrak jahe merah dan uji LSD menunjukkan variasi dosis ekstrak jahe merah yang diberikan berpengaruh tidak berbeda signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak jahe merah berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat mencit hiperurisemia.
Copyrights © 2026