Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

UJI AKTIVITAS ANTIDIABETES DAGING BUAH ALPUKAT MENTEGA (Parsea americana) SEBAGAI INHIBITOR ENZIM ΑLFA GLUKOSIDASE SECARA IN SILICO Kezia Pangemanan; widdhi Bodhi; Olvie Syennie Datu; Fatimawali Fatimawali; Marko Jeremia Kalalo; Axl L. Windah
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 5 No. 2 (2022): Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v5i2.42124

Abstract

Diabetes Melitus adalah suatu penyakit metabolik yang ditandai dengan adanya hiperglikemia yang terjadi karena pankreas tidak mampu mensekresi insulin, gangguan kerja insulin, ataupun keduanya. Tujuan penilitian ini untuk mengetahui jenis-jenis senyawa bioaktif yang terkandung dalam daging buah Alpukat  dan  menganalisis  interaksi  senyawa  yang ditargetkan terhadap  enzim Alfa Glukosidase yang berpotensi sebagai antidiabetes dengan pengujian secara In Silico.  Hasil  analisis  GCMS  dari  penilitian  ini  terdapat  83  senyawa  yang terdeteksi dalam ekstrak metanol daging buah Alpukat Mentega dan terdapat dua senyawa yang memiliki interaksi yang baik terhadap reseptor enzim Alfa Glukosidase berdasarkan parameter Lipinski’s rule of five dan binding affinitynya. Kedua senyawa tersebut yaitu Tricyclo[20.8.0.0(7,16)] triacontane, 1(22),7(16)- diepoxy , dan Cholesta-8,24-dien-3-ol, 4-methyl-, (3ß,4a)- yang memiliki nilai binding affinity -9.8 kkal/mol , dan -8.6 kkal/mol. Hal ini menunjukkan bahwa daging buah Alpukat Mentega memiliki dua senyawa yang dapat dikembangkan sebagai antidiabetes.
Pengaruh Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale var. rubrum) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Mencit Hiperurisemia Rahmad Puja Safitransyah; Olvie Syennie Datu; Imam Jayanto
Jurnal Farmasi Medica/Pharmacy Medical Journal (PMJ) Vol. 9 No. 1 (2026): Jurnal Farmasi Medika/Pharmacy Medical Journal
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35799/pmj.v9i1.64665

Abstract

Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah. Jahe merah (Zingiber officinale var. rubrum) memiliki kandungan bioaktif yang dapat menurunkan asam urat darah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak jahe merah dalam menurunkan kadar asam urat mencit hiperurisemia. Jenis penelitian ini menggunakan eksperimental pre and post test controlled group pada mencit jantan sebagai hewan coba. Terdapat 5 kelompok perlakuan yaitu kontrol positif diberikan Allopurinol 0,26 mg/20gBB, kontrol negatif diberikan Na-CMC 1% dan ekstrak jahe merah dengan dosis 2,9 mg/20gBB, 5,8 mg/20gBB dan 11,6 mg/20gBB selama 5 hari. Hasil uji statistik menggunakan one way ANOVA menunjukkan adanya perbedaan signifikan dengan nilai (p <0,05) sehingga terdapat pengaruh dosis ekstrak jahe merah dan uji LSD menunjukkan variasi dosis ekstrak jahe merah yang diberikan berpengaruh tidak berbeda signifikan. Dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstrak jahe merah berpengaruh terhadap penurunan kadar asam urat mencit hiperurisemia.