Latar belakang: Menurut hasil identifikasi World Health Organization (WHO) sekitar 60-80 juta pasangan mengalami kesulitan memiliki keturunan (Hendarto H, 2019). Baik wanita maupun pria dapat menjadi faktor infertilitas (Moridi et al., 2019). Sebanyak 40%-50% wanita infertilitas ini diakibatkan oleh penyakit saluran telur dan anovulasi. Infertilitas pada pria sekitar 30%-50% diakibatkan karena faktor kelainan sperma (Putra & Abrar, 2022). Permasalahan infertilitas di dunia setiap tahunya mengalami peningkatan (Nagórska et al., 2019). Tujuan: Untuk membandingkan embrio day-1, day-3, day-5 pada pasien gangguan sperma yang dilakukan ICSI (Intracytoplasmic Sperm Injection) dibandingkan IMSI (Intracytoplasmic Morphologically-Selected Sperm injection) pada pasien IVF (In Vitro Fertilization). Metode: Analitik Cross Sectional. Hasil: penelitian yang telah diolah menggunakan SPSS versi 26 menunjukkan nilai signifikansi Mann-Withney U sebesar p 0,510 (p<0,05). hasil tersebut menunjukan tidak terdapat perbedaan signifikan yang antara ICSI dibandingkan dengna IMSI pada embrio Day 1, Day 3, Day 5. Kesimpulan: Dari hasil uji statistika yang dilakukan pada penelitian ini yakni menggunakan uji Mann Withney U diketahui nilai p pada penelitian ini >0,005. Hal ini menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan signifikan antara metode ICSI dan IMSI.
Copyrights © 2026