Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana siswa MI Baiturrohmah Ngaglik di Kota Batu menginternalisasi prinsip-prinsip moderasi beragama ketika mereka mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana kurikulum SKI memengaruhi sikap dan perilaku siswa dalam lingkungan multikultural melalui penggabungan prinsip-prinsip moderasi beragama seperti keadilan, keterbukaan, dan toleransi. peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan informasi melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan adanya proses tiga langkah yakni transformasi nilai, transaksi nilai, dan trans-internalisasi nilai dalam proses asimilasi prinsip-prinsip moderasi beragama melalui SKI. Toleransi, keterbukaan terhadap keberagaman, dan kerukunan siswa sangat ditingkatkan melalui pembelajaran SKI. Selain itu , nuansa multikultural MI Baiturrohmah mendorong pengembangan perspektif yang seimbang dan rasa hormat terhadap keberagaman. Mengingat keberagaman agama di Indonesia, hasil ini dapat membantu merancang program pendidikan agama yang lebih baik yang menekankan moderasi beragama.
Copyrights © 2026