Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SPEECH ACTS OF BULLYING AGAINST WOMEN IN THE FILM SERIES "THE GLORY" Zeid B. Smeer; Abdullah Ubaid; Abul Ma’ali; Rosyidah, Inayatur
JURNAL KONFIKS Vol 12 No 2 (2025): KONFIKS
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/4jczqm43

Abstract

Bullying is a social phenomenon that frequently occurs across various levels of society, including educational settings that should serve as spaces for human character development. The high prevalence of bullying cases in Indonesia indicates that acts of intimidation remain a serious issue, particularly for women who are more vulnerable to psychological pressure. The Korean drama The Glory explicitly depicts various forms of bullying against female students, making it relevant to be analyzed through a pragmatic perspective. This study aims to explain the types of verbal bullying speech acts against women in The Glory, the forms of utterances used, and the resulting psychological impacts. This research employs a qualitative-descriptive method with data collected through observation and note-taking of utterances in the film containing verbal bullying. The data were analyzed using Searle’s speech act theory and the interactive model of Miles, Huberman, and Saldana, while data validity was ensured through triangulation of methods, sources, and instruments. The findings show that verbal bullying speech acts include directive, representative, assertive, and expressive types. The forms of verbal bullying comprise shouting harshly, threatening and intimidating, mocking and belittling, and using degrading nicknames. The psychological impacts include anxiety, depression, low self-esteem, social isolation, and post-traumatic stress disorder (PTSD). This study emphasizes that speech act analysis in films can serve as an educational medium to raise public awareness of the dangers of verbal bullying against women.
INTERNALISASI NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) STUDI KASUS MI BAITURROHMAH NGAGLIK KOTA BATU LISASI NILAI MODERASI BERAGAMA MELALUI PEMBELAJARAN SEJARAH KEBUDAYAAN ISLAM (SKI) STUDI KASUS MI BAITURROHMAH NGAGLIK KOTA BATU  Muhammad Naufal Wavi; Maya Dwi Iriantika; Nabillah Putri Ma’arif; Zeid B. Smeer
TABYIN: JURNAL PENDIDIKAN ISLAM Vol 8 No 01 (2026): Juni
Publisher : STAI Ihyaul Ulum Gresik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70281/ws725m09

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji bagaimana siswa MI Baiturrohmah Ngaglik di Kota Batu menginternalisasi prinsip-prinsip moderasi beragama ketika mereka mempelajari Sejarah Kebudayaan Islam (SKI). Pertanyaan utama penelitian ini adalah bagaimana kurikulum SKI memengaruhi sikap dan perilaku siswa dalam lingkungan multikultural melalui penggabungan prinsip-prinsip moderasi beragama seperti keadilan, keterbukaan, dan toleransi. peneliti menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, mengumpulkan informasi melalui wawancara mendalam, observasi partisipan, dan analisis dokumen. Temuan penelitian menunjukkan adanya proses tiga langkah yakni transformasi nilai, transaksi nilai, dan trans-internalisasi nilai dalam proses asimilasi prinsip-prinsip moderasi beragama melalui SKI. Toleransi, keterbukaan terhadap keberagaman, dan kerukunan siswa sangat ditingkatkan melalui pembelajaran SKI. Selain itu , nuansa multikultural MI Baiturrohmah mendorong pengembangan perspektif yang seimbang dan rasa hormat terhadap keberagaman. Mengingat keberagaman agama di Indonesia, hasil ini dapat membantu merancang program pendidikan agama yang lebih baik yang menekankan moderasi beragama.