Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara mendalam proses perencanaan dan implementasi asesmen pembelajaran matematika oleh guru pada satuan pendidikan dasar yang menerapkan kurikulum terintegrasi antara Kurikulum Nasional dan Kurikulum Cambridge. Kajian dilakukan di MI Ma’arif NU Pucang Sidoarjo melalui pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara semi-terstruktur dan dokumentasi, serta dianalisis menggunakan teknik analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru merancang asesmen secara sistematis dengan mengacu pada delapan tahapan perencanaan asesmen menurut Linn & Gronlund, mulai dari penetapan tujuan hingga pemanfaatan hasil asesmen. Integrasi kurikulum tercermin dalam keselarasan materi, indikator capaian, dan jenis asesmen yang digunakan, baik formatif maupun sumatif, termasuk asesmen berskala internasional seperti Cambridge Checkpoint. Instrumen asesmen dirancang untuk mengukur keterampilan berpikir tingkat tinggi serta literasi matematis siswa, dengan mempertimbangkan konteks lokal dan global. Temuan ini menunjukkan bahwa asesmen pembelajaran matematika dalam konteks kurikulum terintegrasi dapat menjadi model praktik asesmen yang adaptif dan berorientasi kompetensi. Penelitian ini memberikan kontribusi penting terhadap pengembangan asesmen berbasis kurikulum internasional di tingkat sekolah dasar dan mengisi celah literatur yang masih terbatas dalam bidang ini.
Copyrights © 2026