Tawas merupakan mineral alami dengan sifat astringen dan antibakteri yang menjadikannya bahan aktif yang efektif dalam sediaan deodoran. Dalam penelitian ini, tawas diformulasikan dalam bentuk krim. Viskositas merupakan salah satu aspek yang memengaruhi kualitas fisik krim. Aspek ini dapat dipengaruhi oleh jenis basis atau fase minyak. Penelitian ini mengamati pengaruh beeswax dan lemak tengkawang sebagai basis krim. Rasio beeswax dan lemak tengkawang yang diamati adalah 100:0 (F1), 50:50 (F2), dan 0:100 (F3). Penilaian karakteristik fisik dan stabilitas fisik meliputi organoleptik, pH, viskositas, daya sebar, dan jenis krim. Berdasarkan uji karakteristik fisik, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi beeswax dan lemak tengkawang dalam sediaan deodoran krim dapat memengaruhi konsistensi, warna, pH, viskositas, dan daya sebar sediaan. Namun, hal tersebut tidak memengaruhi bau dan tipe krim. Berdasarkan uji stabilitas, dapat disimpulkan bahwa variasi konsentrasi beeswax dan lemak tengkawang dalam sediaan deodoran krim dapat memengaruhi pH sediaan. Sementara itu, tidak terdapat pengaruh terhadap aspek organoleptik, viskositas, daya sebar, dan jenis emulsi.
Copyrights © 2026