Perkembangan financial technology (fintech) telah mendorong perluasan akses layanan keuangan digital di berbagai kalangan, termasuk pelajar. Namun, peningkatan penggunaan layanan tersebut belum selalu diikuti oleh tingkat literasi fintech yang memadai. Kondisi ini berpotensi menimbulkan risiko seperti penyalahgunaan data pribadi, penipuan digital, serta pengambilan keputusan keuangan yang kurang tepat. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi untuk meningkatkan literasi fintech agar penggunaan layanan keuangan digital dapat dilakukan secara aman dan bertanggung jawab. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi fintech siswa SMKN 1 Banjarmasin melalui pendekatan pembelajaran partisipatif. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan identifikasi kebutuhan, penyusunan materi, pelatihan literasi fintech, diskusi interaktif, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Peserta kegiatan berjumlah 30 siswa Kompetensi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan literasi fintech yang signifikan, dengan rata-rata nilai pre-test sebesar 72,50 meningkat menjadi 92,50 pada post-test, atau mengalami kenaikan sebesar 27,58%. Selain itu, sebanyak 93% peserta memberikan penilaian positif terhadap kegiatan yang dinilai mudah dipahami, relevan, dan bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman penggunaan layanan keuangan digital. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan partisipatif efektif dalam meningkatkan literasi fintech dan mendukung penguatan pemahaman siswa dalam penggunaan layanan keuangan digital secara bijak dan bertanggung jawab.
Copyrights © 2026