Penelitian ini bertujuan untuk merancang platform pembelajaran desain digital berbasis website bagi perempuan dengan literasi teknologi rendah menggunakan pendekatan Design Thinking. Metode yang digunakan meliputi lima tahapan, yaitu empathize, define, ideate, prototype, dan testing, guna memahami kebutuhan pengguna serta menghasilkan solusi yang tepat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna mengalami kesulitan dalam memahami platform yang kompleks, kurangnya panduan pembelajaran, serta rendahnya rasa percaya diri dalam menggunakan teknologi. Oleh karena itu, dikembangkan platform DigiSister dengan konsep pembelajaran yang sederhana, terstruktur, dan user-friendly. Hasil pengujian menggunakan metode Single Ease Question (SEQ) menunjukkan bahwa platform memiliki tingkat kemudahan penggunaan yang tinggi. Dengan demikian, platform yang dirancang mampu menjadi solusi efektif dalam mendukung pembelajaran desain digital bagi pengguna pemula.
Copyrights © 2026