Penelitian ini bertujuan mengkaji representasi feminisme tokoh Dewi Sinta dalam cerita Ramayana serta relevansinya sebagai materi pendidikan karakter di Sekolah Menengah Pertama (SMP). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode kritik sastra feminis. Data berupa kutipan teks yang menggambarkan tokoh Dewi Sinta, dikumpulkan melalui studi pustaka dan teknik baca-catat. Analisis data dilakukan melalui reduksi, kategorisasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan berdasarkan teori feminisme. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dewi Sinta tidak hanya direpresentasikan sebagai simbol kesetiaan, tetapi juga sebagai perempuan yang memiliki agensi, keteguhan prinsip, ketahanan diri, keberanian moral, serta kemampuan mempertahankan martabat di tengah tekanan dan ketidakadilan gender. Selain itu, tokoh ini juga mencerminkan nilai empati dan kepedulian sosial, yang menunjukkan adanya reinterpretasi peran perempuan di luar konstruksi patriarki. Nilai-nilai tersebut relevan sebagai materi pendidikan karakter karena dapat diintegrasikan dalam pembelajaran untuk menumbuhkan integritas, tanggung jawab, keberanian, empati, serta kesadaran kesetaraan gender pada siswa. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian sastra feminis sekaligus pendidikan karakter berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2026