Paradigma tauhid merupakan landasan utama dalam integrasi ilmu pengetahuan dalam perspektif Islam yang menegaskan kesatuan antara Tuhan, manusia, dan alam semesta. Tauhid tidak hanya dipahami sebagai konsep teologis, tetapi juga sebagai kerangka epistemologis yang mengarahkan pengembangan ilmu secara holistik dan harmonis. Relasi antara ketiganya mencerminkan tanggung jawab manusia sebagai khalifah dalam menjaga keseimbangan alam sesuai kehendak Tuhan. Integrasi ilmu menolak dikotomi antara ilmu agama dan ilmu umum, serta mendorong sinergi yang berorientasi pada kemaslahatan. Dengan demikian, paradigma tauhid menjadi dasar dalam membangun peradaban ilmu yang beretika, berkelanjutan, dan berorientasi pada nilai-nilai ilahiah.
Copyrights © 2026