Penelitian ini bertujuan mengoptimalkan manajemen usaha peternakan telur ayam melalui pelaksanaan sharing session yang mengintegrasikan prinsip ekonomi syariah di Pemulutan Barat. Usaha peternakan milik Bapak Mukminin memiliki potensi ekonomi yang besar, namun pengelolaannya masih sederhana dan belum terstruktur. Metode kualitatif dengan desain studi kasus digunakan untuk menggali perubahan manajerial sebelum dan sesudah sharing session. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman pemilik usaha terhadap fungsi manajemen (perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan) serta penerapan nilai-nilai ekonomi syariah seperti amanah, kejujuran, dan keadilan. Praktik pencatatan keuangan dan pemisahan modal usaha dari keuangan pribadi mulai diterapkan, sehingga memudahkan pengendalian arus kas dan evaluasi keuntungan. Pendekatan ini tidak hanya meningkatkan efektivitas manajemen, tetapi juga membangun kesadaran moral dalam menjalankan usaha. Implementasi sharing session berhasil menciptakan tata kelola usaha yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan, memberikan manfaat ekonomi dan sosial bagi masyarakat sekitar.
Copyrights © 2026