Tingginya keterlibatan mahasiswa dalam media sosial berpotensi meningkatkan kecenderungan individu merasa tertinggal informasi atau pengalaman sosial di lingkungan digital. Penelitian ini bertujuan menguji pengaruh kontrol diri dan intensitas penggunaan media sosial terhadap Fear of Missing Out (FoMO) pada mahasiswa Gen Z. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatori. Responden berjumlah 370 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik non-probability sampling. Data dikumpulkan melalui skala yang mengukur kontrol diri, intensitas penggunaan media sosial, dan FoMO menggunakan instrumen yang telah memenuhi kriteria validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linear berganda untuk mengetahui pengaruh masing-masing variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kontrol diri memiliki kontribusi sebesar 47.5% dan intensitas penggunaan media sosial menunjukkan hasil 81.3% yang berpengaruh signifikan terhadap FoMO dan secara simultan sebesar 83.6% (R² = 0.836). Temuan ini menunjukkan bahwa FoMO dipengaruhi oleh kontrol diri serta tingkat keterlibatan dalam penggunaan media sosial
Copyrights © 2026