Tekanan psikologis tinggi selama menjalani masa pembinaan di Lembaga Pemasyarakatan. Kondisi lingkungan yang restriktif menuntut narapidana untuk memiliki kemampuan adaptasi atau resiliensi yang baik agar dapat bangkit dari keterpurukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial terhadap resiliensi pada narapidana kasus narkoba di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 310 narapidana yang diambil menggunakan teknik accidental sampling. Instrumen pengumpulan data menggunakan skala dukungan sosial dan skala resiliensi. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya pengaruh positif yang signifikan antara dukungan sosial terhadap resiliensi narapidana (r = 0,662; p < 0,05). Dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 43,8% dalam membentuk resiliensi narapidana. Temuan ini menegaskan bahwa kehadiran dukungan sosial, baik dari keluarga maupun lingkungan, menjadi faktor protektif yang krusial dalam memperkuat daya tahan mental narapidana. Kesimpulannya, penguatan jaringan dukungan sosial sangat diperlukan sebagai bagian dari program rehabilitasi psikologis untuk membantu proses reintegrasi sosial narapidana di masa depan.
Copyrights © 2026