Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kualitas pelaksanaan program pelatihan di Lembaga Pelatihan Kerja Alfa Prima secara umum dengan menggunakan pendekatan model diskrepansi (discrepancy model) berdasarkan tiga persepsi responden (peserta, alumni dan pengelola). Latar belakang penelitian ini didasarkan pada hasil observasi di lembaga bahwa terjadinya penurunan jumlah peserta latih yang signifikan serta temuan tracer study tahun 2024 yang menunjukkan rendahnya relevansi pekerjaan alumni (69,33%). Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kuantitatif yang didukung data kualitatif dengan melibatkan pengelola, peserta latih, dan alumni sebagai responden. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam, kemudian dianalisis menggunakan uji t brunning untuk mengetahui besarnya kesenjangan (gap) pada dimensi design, installation, process, dan product. Hasil penelitian menunjukkan pada dimensi Design, installation dan process berada pada kategori kecil sedangkan dimensi product berada pada sangat kecil. secara keseluruhan, hasil uji statistik menunjukkan bahwa semua dimensi diskrepansi dari semua kelompok responden memiliki nilai t hitung < t tabel, yang berarti terdapat kesenjangan antara harapan dan kenyataan di seluruh lini responden. berdasarkan hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa rata-rata pemenuhan standar dari masing-masing dimensi dari evaluasi model diskrepansi berada pada kategori baik. Sehingga, peningkatan pemenuhan standar ideal pengelolaan LPK perlu ditingkatkan menjadi sangat baik dan diskrepansi sangat kecil.
Copyrights © 2026