Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa dalam pembelajaran matematika di sekolah dasar yang masih didominasi oleh pendekatan prosedural dan berpusat pada guru. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penerapan model Discovery Learning terhadap kemampuan berpikir kritis dan kreatif siswa secara simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu one-group pretest–posttest. Subjek penelitian adalah 13 siswa kelas V SD Negeri 218/IV Kota Jambi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes dan observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan uji paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan berpikir kritis meningkat dari 58,46 menjadi 78,23, sedangkan kemampuan berpikir kreatif meningkat dari 55,38 menjadi 74,62. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05) yang berarti terdapat peningkatan yang signifikan. Temuan ini menunjukkan bahwa Discovery Learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa secara terintegrasi. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa model pembelajaran berbasis penemuan dapat digunakan sebagai strategi pembelajaran untuk meningkatkan kualitas pembelajaran matematika di sekolah dasar.
Copyrights © 2026