Penelitian ini membahas peran Kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana di Kota Bandung. Kota Bandung sebagai salah satu kota besar di Indonesia memiliki dinamika sosial, ekonomi, dan kependudukan yang kompleks sehingga berpotensi menimbulkan berbagai bentuk tindak pidana. Kepolisian memiliki peran penting sebagai aparat penegak hukum yang bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, menegakkan hukum, serta memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Penanggulangan tindak pidana dilakukan melalui upaya preventif, preemtif, dan represif. Upaya preventif dilakukan melalui patroli, pengawasan wilayah rawan kejahatan, penyuluhan hukum, serta kerja sama dengan masyarakat. Upaya preemtif dilakukan dengan pembinaan dan edukasi agar masyarakat memiliki kesadaran hukum. Sementara itu, upaya represif dilakukan melalui penyelidikan, penyidikan, penangkapan, dan pemrosesan pelaku tindak pidana sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Kendala yang dihadapi Kepolisian dalam penanggulangan tindak pidana di Kota Bandung antara lain keterbatasan personel, luasnya wilayah pengawasan, perkembangan modus kejahatan, serta rendahnya partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan sinergi antara Kepolisian, pemerintah daerah, dan masyarakat agar penanggulangan tindak pidana dapat berjalan lebih efektif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peran Kepolisian sangat strategis dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Bandung.
Copyrights © 2024