Penguatan karakter religius remaja desa merupakan langkah strategis dalam membentuk generasi muda yang berakhlak, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan karakter religius melalui kegiatan edukatif dan aksi sosial di Desa Sukaraja Baru, Kecamatan Indralaya Selatan, Kabupaten Ogan Ilir. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari 59 remaja desa dan 8 tokoh masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukatif berupa kajian keagamaan rutin, diskusi tematik, literasi nilai, serta pembiasaan ibadah berjamaah mampu meningkatkan pemahaman religius, kesadaran spiritual, kedisiplinan, dan kontrol diri remaja. Kegiatan aksi sosial seperti gotong royong, bakti sosial, dan partisipasi dalam peringatan hari besar Islam terbukti meningkatkan empati, solidaritas, serta tanggung jawab sosial. Integrasi kegiatan edukatif dan aksi sosial efektif dalam membentuk karakter religius pada aspek kognitif, afektif, dan perilaku secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026