Kajian orientalis terhadap hadis Nabi Muhammad SAW telah membentuk perdebatan epistemologis yang signifikan mengenai otentisitas, transmisi, dan historisitas hadis sebagai sumber ajaran Islam setelah Al-Qur'an. Penelitian ini bertujuan menganalisis perkembangan historis, pendekatan metodologis, serta respons ilmiah terhadap pemikiran orientalis dalam studi hadis. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan desain historis-kritis melalui analisis hermeneutik, kritik sejarah, dan kajian terhadap metode penanggalan hadis. Analisis difokuskan pada pemikiran tokoh-tokoh orientalis yang berpengaruh dalam perkembangan studi hadis modern serta dialognya dengan tradisi kritik hadis Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kajian orientalis memberikan kontribusi penting dalam pengembangan metode analisis historis, tetapi cenderung mempertanyakan validitas sistem sanad dan otoritas normatif hadis. Di sisi lain, perkembangan metodologi kontemporer membuka ruang dialog yang lebih konstruktif antara pendekatan kritis Barat dan tradisi ilmu hadis klasik. Penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan paradigma kritik hadis yang integratif untuk memperkuat landasan ilmiah sekaligus menjaga legitimasi normatif hadis dalam kajian Islam kontemporer.
Copyrights © 2026