Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memerlukan distribusi yang tepat waktu agar manfaatnya dapat diterima secara optimal oleh sasaran. Penelitian ini mengembangkan sistem penunjang keputusan berbasis machine learning untuk memprediksi risiko keterlambatan distribusi MBG di Kota Padang dengan memanfaatkan data lalu lintas, kondisi cuaca, dan kapasitas dapur produksi. Metode yang digunakan meliputi pengumpulan data historis, praproses data, pelatihan model prediksi, serta evaluasi kinerja menggunakan metrik akurasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model mampu mengidentifikasi tingkat risiko keterlambatan secara efektif sehingga dapat mendukung pengambilan keputusan operasional. Sistem yang dihasilkan diharapkan meningkatkan efisiensi distribusi, mengurangi keterlambatan, dan mendukung keberhasilan implementasi program MBG di Kota Padang.
Copyrights © 2026