Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan pada proses pelayanan administrasi di Kantor Lurah Caile yang masih dilakukan secara manual dalam menentukan prioritas penerima layanan cepat. Proses penentuan yang belum memiliki pedoman tertulis ini masih mengandalkan subjektivitas petugas, sehingga berpotensi menimbulkan ketidakadilan dan kurang efisien bagi warga. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) penerima layanan cepat berbasis website yang dapat membantu pengambilan keputusan secara lebih objektif, efisien, dan transparan. Pengembangan sistem menggunakan pendekatan System Development Life Cycle (SDLC) dengan model Waterfall , dan proses pengujian fungsionalitas aplikasi menggunakan metode Blackbox Testing. Hasil pengujian fungsionalitas sistem (Blackbox) menunjukkan bahwa fitur aplikasi dapat berjalan dengan baik sesuai rancangan yang diharapkan. Hasil evaluasi kuesioner dari responden memperoleh persentase skor rata-rata sebesar 87,2%, yang secara empiris masuk ke dalam kategori "Sangat Baik". Kesimpulannya, integrasi metode SAW dan TOPSIS dalam sistem pendukung keputusan ini terbukti efektif dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memfasilitasi petugas di Kantor Lurah Caile dalam memprioritaskan layanan secara akurat dan tepat sasaran.
Copyrights © 2026