Latar Belakang : Diabetes melitus tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan kepatuhan pengobatan untuk mengendalikan kadar gula darah. Ketidakpatuhan minum obat dapat meningkatkan risiko komplikasi. Salah satu upaya untuk meningkatkan kepatuhan adalah melalui konseling. Tujuan : Mengetahui pengaruh konseling terhadap kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2 di Wilayah Puskesmas Jakenan Kabupaten Pati. Metode : Penelitian ini menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Populasi berjumlah 98 pasien, dengan sampel 50 responden menggunakan purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan pengobatan dan dianalisis secara statistik. Hasil Penelitian : Sebelum konseling, sebagian besar responden tidak patuh sebanyak 37 orang (74,0%). Setelah konseling, sebagian besar responden patuh sebanyak 35 orang (70,0%). Hasil uji statistik menunjukkan nilai p=0,000 (<0,05), sehingga terdapat perbedaan kepatuhan sebelum dan sesudah konseling. Simpulan : Konseling berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kepatuhan pengobatan pada pasien diabetes melitus tipe 2.
Copyrights © 2026