Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kinerja ekonomi terhadap efektivitas lingkungan pengendalian manajemen pada perusahaan sektor transportasi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2021–2023. Kinerja ekonomi diukur menggunakan Return on Assets (ROA) dan Return on Equity (ROE), sedangkan efektivitas lingkungan pengendalian manajemen diproksikan dengan rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode asosiatif. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan dan laporan tahunan perusahaan. Sampel penelitian dipilih menggunakan teknik purposive sampling sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan. Analisis data dilakukan dengan bantuan aplikasi SPSS melalui uji asumsi klasik, analisis regresi linier berganda, uji t, uji F, dan koefisien determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ROA dan ROE secara parsial tidak berpengaruh signifikan terhadap BOPO. Selain itu, hasil uji simultan juga menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut secara bersama-sama tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap efektivitas lingkungan pengendalian manajemen. Nilai koefisien determinasi sebesar 3,5% mengindikasikan bahwa kemampuan model dalam menjelaskan variabel dependen masih sangat rendah, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar penelitian. Temuan ini menunjukkan bahwa kinerja ekonomi yang diukur melalui ROA dan ROE belum mampu menjelaskan efektivitas lingkungan pengendalian manajemen pada perusahaan transportasi selama periode penelitian.
Copyrights © 2026