Journal of Innovative and Creativity
Vol. 6 No. 2 (2026)

Rekonstruksi Pemahaman Ayat-Ayat Qitāl sebagai Respons terhadap Narasi Kelompok Ekstremis dan Islamofobia: Studi atas Kitab Mafhūm al-Jihād fī al-Islām Karya Syekh Ahmad Al-Tayeb

Fakhrul Washil Galib (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)
Nur Faizah Fakhriyah Galib (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar)
Syifa Fuadiyah (Pondok Pesantren Qalbun Salim Cisaat Sukabumi)
Ashabul Yamin Galib (Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta)
Siti Yasirah Azzahra (Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar.)



Article Info

Publish Date
28 Jun 2026

Abstract

Artikel ini bertujuan merekonstruksi pemahaman ayat-ayat qitāl dalam Al-Qur'an berdasarkan perspektif Syekh Ahmad Al-Tayeb sebagai respons terhadap narasi kaum ekstremis dan Islamofobia. Kedua narasi tersebut sama-sama lahir dari pembacaan yang parsial terhadap ayat-ayat qitāl, sehingga melahirkan dua kesimpulan yang sama-sama menyimpang: kelompok ekstremis menjadikannya sebagai legitimasi kekerasan atas nama agama, sedangkan narasi Islamofobia menggunakannya untuk membangun citra bahwa Islam merupakan agama yang identik dengan kekerasan. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif. Sumber primer penelitian adalah kitab Mafhūm al-Jihād fī al-Islām karya Syekh Ahmad Al-Tayeb, sedangkan sumber sekunder berupa kitab-kitab tafsir klasik dan literatur akademik yang relevan. Analisis data dilakukan menggunakan metode content analysis terhadap argumentasi Al-Tayeb mengenai ayat-ayat qitāl. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Syekh Ahmad Al-Tayeb membangun rekonstruksi pemahaman ayat-ayat qitāl melalui pembacaan yang utuh dengan menjadikan QS. Al-Ḥajj [22]: 39–40 sebagai fondasi legitimasi peperangan, kemudian menghubungkannya dengan QS. Al-Baqarah [2]: 190–194, QS. An-Nisā' [4]: 75, 84, 90, dan 91, serta QS. At-Taubah [9]: 29 dan 123. Melalui pendekatan tersebut, Beliau menegaskan bahwa qitāl dalam Islam merupakan perang defensif yang disyariatkan untuk melindungi kaum tertindas, menjaga kebebasan beragama, melindungi tempat-tempat ibadah, dan menolak agresi, bukan sebagai instrumen penyebaran agama melalui kekerasan maupun pembenaran tindakan teror. Oleh karena itu, rekonstruksi pemahaman yang ditawarkan Syekh Ahmad Al-Tayeb memberikan landasan yang komprehensif untuk meluruskan misinterpretasi ayat-ayat qitāl sekaligus memperkuat wacana Islam yang moderat dan berkeadilan dalam menghadapi narasi ekstremisme dan Islamofobia.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

joecy

Publisher

Subject

Education Languange, Linguistic, Communication & Media Mathematics Social Sciences Other

Description

Journal of Innovative and Creatifity (JOECY) publishes research articles in the field of education which report empirical research on topics that are significant across educational contexts, in terms of design and findings. The topic could be in curriculum, teaching learning, evaluation, quality ...