Persimpangan merupakan bagian penting dari jaringan jalan yang berpengaruh terhadap kelancaran pergerakan lalu lintas. Peningkatan volume kendaraan dapat menyebabkan tundaan dan antrian yang berdampak pada menurunnya kinerja simpang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peluang antrian dan tundaan lalu lintas pada simpang di Jalan Raya Saradan, Kabupaten Madiun. Metode yang digunakan adalah survei lalu lintas lapangan dan analisis berdasarkan Manual Kapasitas Jalan Indonesia (MKJI) 1997. Data yang dikumpulkan meliputi volume lalu lintas, kondisi geometrik simpang, serta karakteristik operasional lalu lintas. Hasil analisis menunjukkan nilai derajat kejenuhan (DS) yang diperoleh adalah 0,32, yang menunjukkan bahwa kondisi simpang masih berada pada tingkat pelayanan A dengan arus lalu lintas yang stabil dan hambatan yang rendah. Peluang antrian berada pada rentang 5,35%–19,64%, sedangkan tundaan lalu lintas simpang sebesar 3,27 detik/smp. Nilai tersebut menunjukkan bahwa kemungkinan terjadinya antrian dan tundaan masih relatif kecil sehingga kinerja simpang dapat dikategorikan baik. Secara keseluruhan, simpang di Jalan Raya Saradan masih mampu melayani arus lalu lintas secara efektif dan memiliki kapasitas yang cukup untuk mengakomodasi kondisi lalu lintas saat ini.
Copyrights © 2024