Tuberkulosis (TBC) adalah penyakit menular yang di sebabkan oleh bakteri mycobacterium tuberculosis. Tuberkulosis merupakan salah satu dari 10 penyakit yang menyebabkan kematian terbesar di dunia, menurut World Health Organization. Untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam penanganan dan pencegahan penyebaran TBC, diperlukan analisis data yang mampu mengidentifikasi pola sebaran kasus secara akurat. TB Paru menjadi salah satu masalah utama kesehatan masyarakat dan sampai saat ini belum dapat ditangani walaupun sudah dilakukan upaya penanggulangan melalui program TB oleh pemerintah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran karakteristik dan pengetahuan penderita tuberkulosis dalam upaya pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kalanganyar Rangkasbitung. Metoda: desain deskriptif dengan jumlah 35 responden. Hasil penelitian : ditinjau dari segi umur responden tertinggi berada pada kategori 46 - 65 tahun sebanyak 14 orang (40.0%). Jenis kelamin responden penderita tuberkulosis yang tertinggi berjenis kelamin laki - laki sebanyak 24 orang (68.6%). Pendidikan responden penderita tuberkulosis yang tertinggi berada pada kategori SMP sebanyak 17 orang (48.6%). Status pekerjaan responden penderita tuberkulosis yang tertinggi berada pada kategori bekerja sebanyak 21 orang (60.0%). Lama menderita responden penderita tuberkulosis yang tertinggi berada pada kategori < 6 bulan sebanyak 28 orang (80.0%). Lama pengobatan responden penderita tuberkulosis yang tertinggi berada pada kategori 4 - 6 bulan sebanyak 13 orang (37.1%). Riwayat pengobatan responden penderita tuberkulosis yang tertinggi berada pada kategori pengobatan baru sebanyak 28 orang (80.0%) dan pengetahuan responden penderita tuberkulosis tentang upaya pencegahan penularan penyakit tuberkulosis di wilayah kerja Puskesmas Kalanganyar yang tertinggi berada pada kategori cukup sebanyak 18 orang (51.4%).
Copyrights © 2026