Jatibaru merupakan desa wisata pertanian dengan potensi signifikan sebagai pusat pengembangan ekonomi lokal melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Namun, kendala utama yang dihadapi adalah kualitas dan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal yang kurang memadai, khususnya dalam hal keterampilan teknis, manajemen bisnis, pemasaran, dan pemahaman peluang pasar. Artikel ini bertujuan untuk menguraikan strategi pemberdayaan SDM lokal sebagai landasan keberhasilan pengembangan UMKM di desa wisata pertanian. Metode yang digunakan dalam kegiatan pengabdian masyarakat meliputi survei lapangan, penyuluhan, pelatihan terarah, pendampingan berkelanjutan, dan evaluasi berkala, dengan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan semua lapisan masyarakat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberdayaan SDM melalui peningkatan kompetensi, penguatan kelembagaan, dan pengembangan budaya kewirausahaan dapat meningkatkan kemampuan UMKM dalam mengelola bisnis, memanfaatkan teknologi, dan menjangkau pasar yang lebih luas. Strategi ini juga memperkuat keterkaitan terintegrasi antara sektor pertanian, pariwisata, dan ekonomi lokal. Studi ini menyimpulkan bahwa pemberdayaan SDM bukan hanya sebagai langkah pendukung tetapi merupakan faktor kunci dalam menentukan keberlanjutan dan daya saing UMKM di desa wisata pertanian.
Copyrights © 2026