Penelitian ini bertujuan untuk mengonstruksi implementasi model Developmental Supervision (Supervisi Perkembangan) dalam manajemen pendidikan Islam berdasarkan perspektif Al-Qur'an dan Hadits. Fokus utama penelitian ini adalah mengatasi problematika supervisi yang cenderung birokratis dan intimidatif melalui pendekatan humanis-profetik. Menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan tafsir maudhu’i, hasil penelitian menunjukkan bahwa tiga orientasi supervisi (direktif, kolaboratif, dan nondirektif) memiliki landasan epistemologis dalam Islam, yakni prinsip Irsyad (arahan), Syura (musyawarah), dan Tafwidl (pendelegasian). Integrasi konsep Itqan (profesionalisme) dan Ad-Dinu An-Nasihah mentransformasi peran supervisor dari sekadar pengawas administratif menjadi muaddib yang mendorong kemandirian guru. Kebaruan penelitian ini terletak pada sintesis model supervisi yang menyelaraskan tuntutan teknis manajerial dengan nilai spiritual untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang beradab.
Copyrights © 2026