SAJARATUN : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah
Vol 12 No 1 (2026): Sajaratun: Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah

Menggali Nilai-Nilai Budaya Sejarah yang Terkandung pada Motif Tenun Ikat Jara dan Anggo pada UMKM Tenun Ikat In Roworeke Aenari Rewarangga

Winda Deze (Universitas Flores)
Anjelina Tea (Universitas Flores)
Angela Yolanda Mando (Universitas Flores)
Maria Elianti Bupu (Universitas Flores)
Maria Magdalena Wea (Universitas Flores)
Anjelina Patrisia Meno (Universitas Flores)



Article Info

Publish Date
23 Jun 2026

Abstract

Tenun ikat merupakan warisan budaya yang memiliki nilai historis, sosial, filosofis, dan ekonomi bagi masyarakat Ende, Nusa Tenggara Timur. Salah satu motif yang masih dilestarikan adalah motif Jara dan Anggo yang diproduksi oleh UMKM Tenun Ikat In Roworeke Aenari Rewarangga. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai-nilai budaya yang terkandung dalam kedua motif tersebut serta menjelaskan proses produksi tenun ikat sebagai wujud teknologi budaya masyarakat Ende. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam dengan ketua komunitas, dokumentasi, dan studi pustaka. Analisis data dilakukan melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motif Jara mengandung nilai historis, sosial, adat, estetika, dan identitas lokal yang berkaitan dengan simbol keberanian leluhur serta fungsi kuda sebagai belis dalam perkawinan adat. Sementara itu, motif Anggo mengandung nilai simbolik-filosofis, sosial-komunal, dan pelestarian identitas budaya yang tercermin dalam makna singgasana adat dan lingkaran gawi sebagai simbol persatuan masyarakat Ende. Penelitian juga menemukan bahwa kedua motif telah memperoleh perlindungan Hak Kekayaan Intelektual (HAKI), yang memperkuat pengakuan terhadap identitas budaya lokal. Selain itu, proses produksi tenun ikat yang melibatkan teknik, peralatan tradisional, dan pengetahuan lokal yang diwariskan secara turun-temurun menunjukkan bahwa tenun ikat merupakan bentuk teknologi budaya yang kompleks. Dengan demikian, motif Jara dan Anggo tidak hanya berfungsi sebagai produk ekonomi, tetapi juga sebagai media pelestarian nilai budaya dan pengetahuan tradisional masyarakat Ende.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

sajaratun

Publisher

Subject

Education Social Sciences

Description

Jurnal Sajaratun ini dulu diterbitkan pertama kali bulan Mei 2016 dengan nama Sajaratun : Jurnal Sejarah dan Pembelajaran Sejarah Program Studi Pendidikan Sejarah UNIFLOR dan diterbitkan 2 kali setahun dalam bulan Mei dan November. Sekarang akan diterbitkan dengan nama SAJARATUN dan terbit pada ...