Rendahnya minat siswa terhadap pembelajaran sejarah, terutama pada siswa SMK karena dianggap membosankan dan banyak hafalan. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) biasanya berpusat pada pengembangan keterampilan vokasional. Siswa harus memiliki kemampuan literasi digital untuk menyaring dan menilai berbagai informasi sejarah yang tersedia di internet. Namun, pembelajaran sejarah masih sering didominasi oleh penggunaan media konvensional sehingga belum sepenuhnya mendukung literasi digital. Oleh karena itu, media pembelajaran yang lebih interaktif dan inovatif sangat diperlukan salah satu contohnya adalah e-scrapbook. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh media pembelajaran e-scrapbook terhadap kemampuan literasi digital siswa dalam pembelajaran sejarah di SMK Mahardhika Surabaya. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dan menggunakan metode eksperimen semu (quasi experimental) dengan desain nonequivalent control group desain. Terdapat 27 siswa kelas eksperimen dan 28 siswa kelas kontrol dalam sampel. Data dikumpulkan melalui angket, tes dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji independen T-test, uji N-gain dan effect size. Hasil uji independen T-test menunjukkan nilai signifikansi (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan bahwa H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil uji N-gain menunjukkan kelas eksperimen memiliki nilai rata-rata (mean) sebesar 78%, yang menunjukkan kategori efektif dan tinggi. Berdasarkan hasil perhitungan effect size diperoleh nilai sebesar 1,602. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran e-scrapbook terbukti sangat berpengaruh dan efektif untuk meningkatkan kemampuan literasi digital siswa pada pembelajaran sejarah.
Copyrights © 2026