Penelitian ini dilatar belakangi oleh minimnya materi sejarah lokal dalam pembelajaran sejarah yang masih perlu ditingkatkan, padahal sejarah lokal memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai karakter kepada peserta didik. Salah satu tokoh sejarah lokal yang memiliki nilai-nilai perjuangan yang dapat dijadikan teladan adalah Sultan Mahmud Badaruddin II. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai-nilai perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 dan menganalisis relevansinya sebagai materi sejarah lokal di SMA Negeri 2 Palembang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Informan penelitian terdiri atas guru sejarah SMA Negeri 2 Palembang dan pengelola museum. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis melalui tahap reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 dalam mempertahankan Kesultanan Palembang Darussalam dari kekuasaan kolonial Belanda mengandung nilai-nilai patriotisme, keberanian, cinta tanah air, rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah. Nilai-nilai tersebut tercermin dalam berbagai tindakan Sultan Mahmud Badaruddin II dalam mempertahankan kedaulatan wilayah serta melindungi rakyatnya dari ancaman kolonialisme. Selain itu, nilai-nilai perjuangan tersebut memiliki relevansi yang tinggi sebagai materi sejarah lokal karena dapat dimanfaatkan untuk menanamkan nilai karakter, meningkatkan kesadaran sejarah, menumbuhkan rasa bangga terhadap daerah, serta memperkuat sikap nasionalisme peserta didik. Dapat disimpulkan bahwa perjuangan Sultan Mahmud Badaruddin II tahun 1819–1821 mengandung nilai-nilai patriotisme, keberanian, cinta tanah air, rela berkorban, tanggung jawab, dan pantang menyerah yang relevan sebagai materi sejarah lokal untuk menanamkan karakter dan memperkuat nasionalisme peserta didik di SMA Negeri 2 Palembang.
Copyrights © 2026