Penelitian ini dilaksanakan berdasarkan rendahnya kemampuan dribbling pemain sepak bola kelompok usia 14–16 tahun di SSB Fajar Menyingsing Kota Padang, khususnya saat menggiring bola dengan kecepatan tinggi danketika melakukan perubahan arah. Permasalahan tersebut diduga terjadi karena metode latihan yang diterapkan masih kurang bervariasi sehingga diperlukan bentuk latihan yang lebih efektif untuk meningkatkan kecepatan dan kelincahan pemain. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh latihan kecepatan berbasis ladder terhadap kemampuan dribbling pemain sepak bola KU 14–16 tahun di SSB Fajar Menyingsing Kota Padang. Penelitian menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Populasi penelitian terdiri dari seluruh pemain SSB Fajar Menyingsing Kota Padang, sedangkan sampel penelitian berjumlah 20 pemain yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan tes dribbling zig-zag. Program latihan diberikan selama 16 kali pertemuan dengan frekuensi tiga kali latihan setiap minggu. Analisis data dilakukan melalui uji normalitas Shapiro-Wilk dan uji hipotesis Wilcoxon Signed Rank Test menggunakan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan dribbling setelah diberikan latihan ladder, ditunjukkan dari penurunan rata-rata waktu pretest 22,30 detik menjadi 21,79 detik pada posttest. Dengan demikian, latihan kecepatan berbasis ladder berpengaruh positif terhadap kemampuan dribbling pemain sepak bola KU 14–16 tahun.
Copyrights © 2026