Perkembangan teknologi digital memberikan peluang bagi guru untuk memanfaatkan berbagai sumber belajar berbasis teknologi, salah satunya melalui perpustakaan digital. Di SMA Negeri 1 Muara Komam, ketersediaan sumber belajar sejarah masih terbatas karena koleksi perpustakaan sekolah didominasi buku paket, sementara akses ke perpustakaan daerah terkendala oleh jarak yang cukup jauh. Kondisi tersebut mendorong perlunya sumber belajar alternatif yang mudah diakses dan sesuai dengan perkembangan teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses perencanaan penggunaan aplikasi iPaserTUNTAS sebagai sumber belajar sejarah bagi siswa kelas XI di SMA Negeri 1 Muara Komam. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara semi-terstruktur dengan satu guru sejarah, dua puluh siswa kelas XI, serta satu perwakilan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser, didukung oleh studi dokumentasi terhadap modul ajar. Keabsahan data diuji menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu, sedangkan analisis data mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perencanaan penggunaan iPaserTUNTAS diawali dari kebutuhan guru terhadap sumber belajar sejarah yang lebih beragam, kemudian diperkuat melalui program sosialisasi yang dilaksanakan oleh Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Paser. Guru selanjutnya mengintegrasikan aplikasi iPaserTUNTAS ke dalam modul ajar, menyesuaikan materi pembelajaran, serta merancang aktivitas belajar kelompok yang mendorong siswa mengakses referensi digital secara mandiri. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perencanaan pemanfaatan iPaserTUNTAS telah dilakukan secara bertahap dan sistematis sehingga mampu mendukung pembelajaran sejarah yang lebih berpusat pada siswa, meskipun masih diperlukan penyempurnaan agar perencanaannya lebih terstruktur dan terdokumentasi secara optimal.
Copyrights © 2026