Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika konflik interpersonal dan strategi komunikasi interpersonal dalam pengelolaan konflik di ruang redaksi biro televisi, khususnya pada Biro Jawa Barat CNN Indonesia TV. Lingkungan kerja media televisi memiliki ritme cepat, berbasis tenggat waktu (deadline), dan dinamis, yang seringkali memicu munculnya konflik interpersonal antar kru produksi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian dipilih melalui teknik purposive sampling , yang melibatkan tiga informan yaitu Reporter, Kameramen, dan Assignment editor . Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi , serta keabsahan data dijaga menggunakan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konflik umumnya dipicu oleh perbedaan angle liputan, perbedaan ekspektasi visual, keterbatasan teknis, pembagian tugas, serta tekanan dari redaksi pusat. Strategi komunikasi interpersonal yang diterapkan meliputi komunikasi terbuka, diskusi, kompromi, klarifikasi, empati, humor, dan regulasi diri (self-regulation). Selain itu, pemilihan media komunikasi secara verbal atau telepon lebih dipilih dibandingkan pesan teks saat situasi mendesak untuk meminimalisasi salah tafsir. Temuan ini menegaskan bahwa komunikasi interpersonal merupakan instrumen strategis dalam pengelolaan konflik untuk menjaga kelancaran produksi berita dan memelihara hubungan profesional.
Copyrights © 2026