Pancasila sebagai ideologi bangsa menghadapi tantangan serius berupa polarisasi sosial yang diperburuk oleh algoritma media sosial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana nilai-nilai Pancasila diinterpretasikan dan diimplementasikan oleh Generasi Z sebagai upaya menjaga integrasi nasional. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi literatur dan observasi digital. Hasil penelitian menunjukkan adanya pergeseran cara pandang terhadap Pancasila dari doktrin formal menuju nilai praktis yang cair namun tetap substansial, meskipun kerentanan terhadap hoaks masih tinggi. Kesimpulannya, penguatan ideologi memerlukan pendekatan digital yang lebih interaktif dan relevan dengan etika ruang siber untuk memastikan Pancasila tetap menjadi kompas bangsa di era disrupsi.
Copyrights © 2026