ABSTRAK Penelitian ini bertujuan mengkaji bentuk kolaborasi antara guru dan orang tua serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung dan penghambat keberhasilan program tahfidz dan tasmi' di SDIT Hajjah Al-Khairiah Dolok Masihul. Program tahfidz dan tasmi' merupakan pilar utama pendidikan Islam yang tidak dapat berjalan optimal tanpa sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi terhadap kepala sekolah, guru tahfidz, siswa, dan orang tua murid. Analisis data dilakukan menggunakan model Miles dan Huberman melalui tiga tahap: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kolaborasi guru dan orang tua diwujudkan melalui komunikasi rutin via WhatsApp dan buku kontrol hafalan, pendampingan muraja'ah harian di rumah, serta kehadiran orang tua dalam kegiatan tasmi' berkala. Faktor pendukung keberhasilan program meliputi komitmen guru, dukungan aktif orang tua, program tahfidz yang terstruktur, dan lingkungan sekolah yang religius. Adapun faktor penghambatnya adalah keterbatasan waktu orang tua, pengaruh penggunaan gadget yang berlebihan, perbedaan kemampuan menghafal antar siswa, dan kurangnya konsistensi muraja'ah di rumah. Kesimpulan penelitian menegaskan bahwa sinergi yang kuat antara guru dan orang tua merupakan determinan utama keberhasilan program tahfidz dan tasmi', yang berdampak tidak hanya pada kualitas hafalan tetapi juga pada pembentukan karakter religius peserta didik. Kata Kunci: kolaborasi guru dan orang tua; tahfidz Al-Qur'an; tasmi'; pendidikan Islam; SDIT ABSTRACT This study aims to examine the forms of collaboration between teachers and parents and to identify supporting and inhibiting factors affecting the success of tahfidz and tasmi' programs at SDIT Hajjah Al-Khairiah Dolok Masihul. Using a descriptive qualitative approach with field research design, data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the school principal, tahfidz teachers, students, and parents. Data analysis followed Miles and Huberman's model consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. Findings reveal that teacher-parent collaboration manifests through routine communication via WhatsApp and memorization control books, daily muraja'ah mentoring at home, and parental attendance at periodic tasmi' sessions. Supporting factors include teacher commitment, active parental support, structured tahfidz programs, and a religious school environment. Inhibiting factors include limited parental time, excessive gadget use, differences in students' memorization abilities, and inconsistent home muraja'ah practice. The study concludes that strong synergy between teachers and parents is the primary determinant of tahfidz and tasmi' program success, with impacts extending beyond memorization quality to the formation of students' religious character. Keywords: teacher-parent collaboration; Qur'an memorization; tasmi'; Islamic education; SDIT
Copyrights © 2026