Penelitian ini mengkaji peran Pendidikan Agama Islam (PAI) yang berpijak pada sumber hadis Nabi Muhammad SAW sebagai landasan normatif dalam membentuk etika profesi pendidik. Krisis etika yang muncul di kalangan pendidik di Indonesia mencakup dekadensi moral, rendahnya integritas akademik, dan melemahnya keteladanan mendorong urgensi kajian ini. Meskipun literatur tentang etika pendidik telah berkembang, penelitian yang secara spesifik menelaah hadis-hadis kependidikan sebagai kerangka etis yang operasional dan implementatif masih terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research (kajian pustaka), di mana sumber primer berupa kitab-kitab hadis muktabar dan sumber sekunder meliputi buku, jurnal, dan karya ilmiah relevan. Analisis dilakukan melalui content analysis dan pendekatan hermeneutika hadis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis-hadis kependidikan memuat minimal empat dimensi etika profesi pendidik: (1) dimensi niat dan keikhlasan (al-niyyah), (2) dimensi keteladanan moral (al-uswah al-hasanah), (3) dimensi kasih sayang dan empati (al-rahmah), dan (4) dimensi tanggung jawab dan amanah (al-mas'uliyyah). Keempat dimensi ini secara sinergis membentuk konstruk etika profesi yang komprehensif, yang relevan dan dapat dioperasionalkan dalam konteks pendidikan Islam kontemporer di Indonesia. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kerangka etika pendidik berbasis hadis yang belum banyak dikaji secara sistematis.
Copyrights © 2026