Latar Belakang: Periodontitis merupakan penyakit inflamasi kronis yang menyerang jaringan pendukung gigi, dengan ekspresi tinggi Angiotensin-Converting Enzyme 2 (ACE2) di rongga mulut yang berpotensi menjadi target infeksi SARS-CoV-2. Malus sylvestris (apel Manalagi) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antiinflamasi, namun mekanismenya dalam inflamasi periodontitis dan interaksinya dengan ACE2 masih belum banyak diteliti. Tujuan: Mengetahui potensi ekstrak apel Manalagi dalam menghambat inflamasi periodontitis melalui studi in silico. Metode: Eksperimental laboratoris. Uji digunakan meliputi Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS) untuk identifikasi senyawa aktif, serta molecular docking untuk mengevaluasi afinitas pengikatan senyawa terhadap ACE2. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuersetin, katekin, dan asam klorogenat memiliki interaksi kuat dengan residu kunci ACE2 dengan masing-masing memiliki berat molekul 302,24 g/mol, 290,27 g/mol, dan 354,31 g/mol. Ketiga senyawa ini menunjukkan interaksi kuat dengan residu kunci pada ACE2, seperti LYS B:288, ASN B:432, dan ASP B:431, yang berperan dalam stabilitas kompleks protein-ligan, berpotensi menghambat inflamasi periodontitis, serta memenuhi kriteria farmakokinetik yang baik, menjadikannya alternatif terapeutik yang aman dan efektif. Kesimpulan: Ekstrak Apel Manalagi (Malus Sylvestris) efektif dalam menghambat proses inflamasi pada periodontitis
Copyrights © 2026